Simbol keselamatan atau simbol bahaya adalah tanda visual standar yang digunakan untuk menandai potensi resiko di area kerja seperti laboratorium, ruang penyimpanan bahan kimia, atau fasilitas industri lainnya.
Simbol ini berfungsi sebagai alat komunikasi cepat dan dapat dipahami oleh semua orang dari negara yang berebeda, memberi peringatan kepada pekerja maupun pengunjung tentang jenis bahaya di sekitar mereka, mulai dari bahan mudah terbakar, korosif, hingga zat beracun.
Tanpa simbol yang jelas, pekerja bisa saja tidak menyadari risiko tersebut sampai kecelakaan benar benar terjadi. Itulah sebabnya pemasangan simbol bahaya yang tepat menjadi langkah awal sebelum menentukan alat pelindung diri (APD) yang sesuai untuk setiap area kerja.
Simbol di Laboratorium dan Maknanya

-
Flammable - Mudah Terbakar
Simbol pertama adalah flammable, yang memiliki arti bahwa benda tersebut mudah terbakar. Hati-hati dengan benda tersebut karena dapat menimbulkan kebakaran di laboratorium. Bahan kimia yang biasanya ditandai dengan simbol ini adalah gas etuna, keton, alkohol,
Untuk menghindari potensi kebakaran atau ledakan, letakkan benda-benda mudah terbakar tersebut jauh dari sumber api atau logam yang dapat menghantarkan panas.
-
Harmful - Berbahaya
Simbol k3 di laboratorium yang kedua adalah harmful, yang memiliki arti berbahaya. Simbol ini ditandai dengan tanda silang berwarna hitam. Simbol ini ditujukan untuk menjelaskan bahwa bahan kimia tersebut, baik itu dalam bentuk padat, cair maupun gas, dapat menimbulkan bahaya bagi Anda. Bahaya yang ditimbulkan bermacam-macam, seperti beracun atau dapat menyebabkan iritasi kulit bila sampai terkena kulit Anda.
-
Corrosive - Korosif
Simbol k3 di laboratorium yang selanjutnya adalah corrosive atau korosif. Simbol ini digambarkan dengan cairan yang diteteskan pada benda dan tangan. Simbol ini untuk menandakan bahwa bahan kimia tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan dapat menyebabkan karat pada benda logam. Pastikan untuk menggunakan APD laboratorium agar terhindar dari cedera saat bersentuhan dengan bahan kimia yang satu ini.
-
Poison / Toxic
Simbol selanjutnya bergambar tengkorak, yang memiliki arti bahwa zat kimia tersebut sangat beracun. Anda harus menggunakan APD yang tepat, karena Anda dapat terpapar zat kimia beracun baik dari udara maupun sentuhan. Zat kimia yang termasuk dalam kategori beracun adalah sianida, merkuri, gas asam sulfida, dan fenol.
-
Very Toxic
Simbol ini tidak jauh berbeda dengan simbol sebelum nya (simbol toxic). Tetapi, zat ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan bisa menyebabkan rusaknya kesehatan hingga kematian. Biasanya seseorang bisa terpapar melalui jalur pernapasan, kontak dengan kulit atau melalui pencernaan (dimakan atau diminum). Contoh zat yang memiliki simbol ini adalah karbon monoksida (CO), nitrobenzene, atau kalium sianida. -
Explosion - Mudah Meledak
Simbol keselamatan kerja di laboratorium selanjutnya adalah explosion, yang digambarkan dengan tanda ledakan. Simbol ini memiliki arti bahwa zat kimia tersebut mudah meledak. Jauhi zat kimia ini dari benda-benda yang bisa memancarkan api atau menghantarkan panas.
-
Biohazard
Simbol selanjutnya adalah biohazard. Simbol ini memiliki arti bahwa zat atau bahan kimia tersebut berasal dari organisme maupun bahan-bahan yang berasal dari organisme dan dapat membahayakan manusia. Hindari kontak langsung terhadap zat kimia ini, karena dapat menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh Anda baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.
-
Oxidizer - Pengkosidasi
Simbol keselamatan kerja di laboratorium yang selanjutnya adalah oxidizer. Simbol ini digambarkan dengan bola yang memancarkan api. Arti dari simbol oxidizer adalah zat atau bahan kimia tersebut dapat melepaskan panas dan dapat memicu api ketika bereaksi terhadap zat kimia lainnya. Hati-hati saat menggunakan zat kimia ini, agar jangan sampai menimbulkan kebakaran atau ledakan di laboratorium.
-
Environmental Hazard - Berbahaya Bagi Lingkungan
Simbol keselamatan kerja selanjutnya adalah environmental hazard, yang digambarkan dengan pohon dan ikan mati. Simbol ini memiliki arti bahwa zat kimia tersebut sangat berbahaya bagi lingkungan hidup. Tingkat berbahayanya adalah hingga menyebabkan kematian bagi tumbuhan, hewan, bahkan manusia. Untuk itu, sangat tidak disarankan jika membuang sisa zat kimia ini di sembarang tempat, terutama yang memiliki ekosistem kehidupan yang baik.
-
Radioactive
Simbol k3 laboratorium yang terakhir adalah radioactive. Simbol ini digambarkan seperti kincir. Simbol ini memiliki arti bahwa bahan kimia tersebut bersifat radioaktif. Untuk zat kimia yang memiliki simbol radioaktif, pastikan untuk menyimpannya dengan baik agar jangan sampai bocor dan terpapar diruangan laboratorium.
FAQ
Ringkasan
- Simbol keselamatan adalah tanda visual standar yang menandai potensi bahaya di laboratorium maupun area kerja lainnya.
- Terdapat 10 simbol utama yang umum ditemukan di laboratorium, yaitu flammable, harmful, corrosive, toxic, very toxic, explosion, biohazard, oxidizer, environmental hazard, dan radioactive.
- Setiap simbol menandakan jenis risiko yang berbeda, mulai dari mudah terbakar, beracun, korosif, hingga berbahaya bagi lingkungan.
- Memahami simbol ini membantu pekerja menentukan APD yang sesuai dan mencegah kecelakaan kerja di laboratorium.
Nah, itu dia 9 simbol keselamatan kerja di laboratorium yang perlu Anda tahu. Pastikan untuk menyimpan informasi ini dengan baik dan membagikannya dengan rekan kerja Anda agar tetap dapat menjaga keselamatan saat bekerja.

Related Posts